KURIKULUM

PELATIHAN TEAM MOBILE CLINIC

 

 

 

I.        PENDAHULUAN

 

A.     Latar Belakang

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan otonomi khusus bagi Propinsi Papua dan Papua Barat, telah dilakukan suatu pendekatan melalui sebuah kebijakan baru bagi Propinsi Papua dan Papua Barat yang digariskan dalam instruksi Presiden RI nomor 5 tahun 2007 tentang Percepatan Pembangunan Propinsi Papua dan Papua Barat.

 

Dalam rangka mendukung prioritas program percepatan pembangunan di Propinsi Papua dan Papua Barat ini, Departemen Kesehatan menyusun kegiatan Percepatan Pembangunan Kesehatan Tanah Papua (P2KTP) yang akan dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan yang disesuaikan dengan geografi dan kondisi yang sangat spesifik yaitu melalui pelayanan kesehatan mobile /klinik bergerak yang dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, laborant dan tenaga kesehatan lainnya untuk menunjang lancarnya kegiatan klinik bergerak.

 

Untuk mempersiapkan tim yang dapat bekerja profesional secara tim perlu dipersiapkan melalui satu pembekalan bekerja secara tim melalui pelatihan. Agar pelatihan tersebut dapat berjalan secara lancar dan sesuai dengan tujuan maka disusun kurikulum pelatihannya sebagi acuan proses pelatihan yang akan dilaksanakan.

 

 

B.    Filosofi pelatihan

 

Pelatihan tim mobile clinic  ini diselenggarakan dengan memperhatikan:

 

1.      Prinsip andragogi, yaitu bahwa selama pelatihan peserta berhak untuk :

a.      Didengarkan dan dihargai pengalamannya mengenai kegiatan administrasi kesehatan.

b.      Dipertimbangkan setiap ide dan pendapat, sejauh berada didalam konteks pelatihan.

c.      Diberikan apresiasi atas pendapat yang baik dan positif yang diutarakan oleh peserta.

2.      Berorientasi kepada peserta, dimana peserta berhak untuk :

a.      Mendapatkan paket bahan belajar.

b.      Mendapatkan pelatih/fasilitator profesional yang dapat memfasilitasi dengan berbagai metode, melakukan umpan balik, dan menguasai materi administrasi kesehatan.

c.      Belajar sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki individu, baik secara visual, auditorial maupun kinestetik (gerak).

d.      Belajar dengan modal pengetahuan yang dimiliki individu tentang administrasi kesehatan.

e.      Melakukan refleksi dan memberikan umpan balik secara terbuka.

f.        Melakukan evaluasi (terhadap pelatih/fasilitator dan penyelenggara) dan dievaluasi tingkat pemahaman dan kemampuannya dalam administrasi kesehatan.

3.      Berbasis kompetensi, yang memungkinkan peserta untuk :

a.      Mengembangkan ketrampilan langkah demi langkah dalam memperoleh kompetensi yang diharapkan dalam pelatihan.

b.      Memperoleh sertifikat setelah dinyatakan berhasil mendapatkan kompetensi yang diharapkan pada akhir pelatihan.

4.      Learning by doing yang memungkinkan peserta untuk :

a.      Berkesempatan melakukan eksperimentasi dari materi pelatihan dengan menggunakan metode pembelajaran antara lain ceramah tanya jawab, penugasan, diskusi kelompok, latihan-latihan, baik secara individu maupun kelompok.

b.      Melakukan pengulangan atau pun perbaikan yang dirasa perlu.

 

II.      KOMPETENSI

 

Kompetensi yang diharapkan team mobile clinic, adalah :

 

1.      Memahami Kebijakan Program P2KTP

2.      Melakukan pelayanan kesehatan mobile (klinik bergerak)

3.      Memahami upaya pelayanan Kesehatan Ibu dan anak

4.      Memahami identifikasi satus Gizi dan upaya penanggulangannya

5.      Memahami program pelayanan HIV/AIDS

6.      Memahami program pelayanan Tuberkulosis

7.      Memahami program pelayanan Malaria

8.      Melakukan pemeriksaan Laboratorium suspek (HIV/AIDS, TBC dan Malaria)

9.      Melakukan pencatatan dan pelaporan

10. Melakukan rujukan sesuai dengan indikasi yang ditemukan

11. Bekerja dalam tim

 

III.      TUJUAN PELATIHAN

 

A.    Tujuan Umum :

 

Setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta mampu bekerja secara tim dalam memberikan layanan kes. sesuai tugasnya  masing-masing,  penemuan  dan penanganan kasus di lapangan serta merujuknya ke Puskesmas / RS

 

 

B.     Tujuan Khusus

 

Setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta mampu :

 

1.            Memahami Kebijakan Program P2KTP

2.            Melakukan pelayanan kesehatan mobile (klinik bergerak)

3.            Memahami upaya pelayanan Kesehatan Ibu dan anak

4.            Memahami identifikasi satus Gizi dan upaya penanggulangannya

5.            Memahami program pelayanan HIV/AIDS

6.            Memahami program pelayanan Tuberkulosis

7.            Memahami program pelayanan Malaria

8.            Melakukan pemeriksaan Laboratorium suspek (HIV/AIDS, TBC dan Malaria)

9.            Melakukan pencatatan dan pelaporan

10.       Melakukan rujukan sesuai dengan indikasi yang ditemukan

11.       Bekerja dalam tim

 

II.            PESERTA, PELATIH dan PENYELENGGARA

 

A.     Peserta

Peserta pelatihan ini adalah tim (5 orang) yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kab/Kota terdiri dari : Dokter Umum, Perawat, Bidan, Laborant, tenaga kesehatan lain (Gizi atau Sanitarian) dan 1 (satu) orang Dokter BSB.

Setiap kelas maksimal 6 tim atau 36 orang.

 

B.    Pelatih :

Sebagai Pelatih/Fasilitator pada pelatihan ini berasal dari :

    1. Widyaiswara Pusdiklat dan Bapelkes
    2. Unit Program di lingkungan Depkes
    3. Balai Laboratorium Kesehatan Propinsi Papua
    4. Dinas Kesehatan Propinsi

 

C.    Penyelenggara

1.      Pusdiklat SDM Kesehatan

2.      Dinas Kesehatan Propinsi Papua dan Papua Barat

3.      Bapelkes Abepura

 


III.          STRUKTUR PROGRAM

 

Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan, maka disusunlah materi yang akan diberikan secara rinci pada tabel struktur program berikut:

 

No

MATERI

WAKTU

T

P

PL

Jml

 

A.

 

Materi dasar:

1.          Pedoman Umum Pelaksanaan P2KTP.

 

 

 

1

 

 

 

-

 

 

 

-

 

 

 

1

 

 

B.

 

Materi Inti:

1.         Pelayanan Kesehatan Mobile Clinic

2.         Upaya Pelayanan KIA

3.         Identifikasi kasus Gizi dan upaya penanggulangannya

4.         Program Pelayanan HIV/AIDS, TB dan Malaria

5.         Pemeriksaan Laboratorium

6.         Panduan Kerja Team Mobile Clinic

 

 

 

2

2

 

2

3

 

2

2

 

 

-

-

 

-

-

 

8

-

 

 

 

-

-

 

-

-

 

-

-

 

 

2

2

 

2

3

 

10

2

 

C.

 

Materi Penunjang:

1.        Team Building

2.        POA (Plan of Action)

 

 

1

1

 

 

4

2

 

 

10

 -

 

 

15

3

 

 

                                                             Jumlah

 

16

14

10

40

 

Metode dan Proses

1.      Tahap pertama adalah pembekalan khusus bagi tenaga laborant dengan memberi keterampilan dalam melakukan pemeriksaan suspek HIV/AIDS TB Paru dan malaria dengan metode rapid test.

 

2.      Tahap Kedua Pencairan dan Membangun Tim yang Solid

Pada tahap ini dilakukan proses pencairan dan membangun peserta menjadi tim yang solid dengan menggunakan metode games, studi kasus dan dinamika kelompok, agar peserta siap bekerja secara tim dalam kegiatan klinik bergerak.

 

3.      Tahap Pembekalan materi

Pada tahap ini peserta mendapat pembekalan pengetahuan maupun keterampilan dalam melaksanakan kegiatan kegiatan klinik bergerak secara tim

Pada tahap ini tehnik penyampaian menggunakan ceramah tanya jawab, diskusi kasus yang banyak ditemui di masyarakat.

 

 

4.      Tahap Konsolidasi.

Tahap ini merupakan tahap internalisasi secara komprehensif dari pengetahuan maupun keterampilan yang diterima pada tahap pembekalan, melalui penugasan untuk membuat rencana kegiatan/ Plan of Action (POA).

 

 

ALUR PROSES PEMBELAJARAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


IV.         EVALUASI

Evaluasi yang dilakukan yaitu:

 

A.    Evaluasi hasil belajar peserta

 

Evaluasi ini dilakukan terhadap peserta melalui:

1.      Penjajagan awal melalui pre test.

2.      Pemahaman peserta terhadap materi yang telah diterima (post test)

Standar minimal evaluasi hasil belajar adalah evaluasi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran khusus.

 

B.     Evaluasi terhadap pelatih/fasilitator

 

Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh penilaian yang menggambarkan tingkat kepuasan peserta terhadap kemampuan fasilitator dalam menyampaikan pengetahuan dan atau ketrampilan kepada peserta dengan baik, dapat dipahami dan diserap oleh peserta, meliputi:

1.      Penguasaan materi

2.      Penggunaan metode

3.      Hubungan interpersonal dengan peserta

4.      Motivasi

 

C.    Evaluasi terhadap penyelenggara pelatihan

 

Evaluasi dilakukan oleh peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Obyek evaluasi adalah pelaksanaan administrasidan akademis yang meliputi:

1.      Tujuan pelatihan

2.      Relevansi program pelatihan dengan tugas

3.      Manfaat setiap materi bagi pelaksanaan tugas peserta di tempat kerja

4.      Manfaat pelatihan bagi peserta/instansi

5.      Hubungan peserta dengan pelaksana pelatihan

6.      Pelayanan sekretariat terhadap peserta

7.      Pelayanan akomodasi dan lainnya

8.      Pelayanan konsumsi

9.      Pelayanan perpustakaan

10. Pelayanan komunikasi dan informasi

 

 

 

V.           PENUTUP

 

Kurikulum ini merupakan acuan dalam melakukan pelatihan bagi team mobile clinic kemungkinan penambahan materi bisa dilakukan sesuai kebutuhan .

 

 

 

 

 


GARIS BESAR PROSES PEMBELAJARAN (GBPP)

 

 

MATERI  :     Kebijakan Program P2KTP

WAKTU   :    1 jpl ( T = 1 jpl)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

 Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat memahami kebijakan Program P2KTP

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

 

1.

 

 

 

2.

 

 

3.

 

 

Peserta mampu Menjelaskan :

 

Kebijakan, strategi dan rencana intervensi P2KTP

 

Rencana Intervensi Jangka Pendek

 

Dukungan Intervensi Jangka Pendek

 

 

 

Kebijakan, strategi dan rencana intervensi P2KTP

 

Rencana Intervensi Jangka Pendek

 

Dukungan Intervensi Jangka Pendek

 

 

 

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

 

 

Komputer

LCD

 

 

 

 

 

 

 

 

Pedoman Umum Program P2KTP

 

 

 

MATERI  :   Pelayanan kesehatan mobile (klinik bergerak)

WAKTU  :  2 jpl ( T = 2 jpl)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

 Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat memahami kegiatan pelayanan kesehatan mobile/klinik bergerak

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

1.

 

 

2.

3.

 

4.

 

5.

 

6.

Peserta mampu menjelaskan:

Pengertian pelayanan kesehatan mobile/klinik bergerak

Konsep layanan

Prosedu pelaksanaan klinik bergerak

Prinsip pengorganisasian pelayanan klinik bergerak

Tatalaksana klinik bergerak

Pencatatan dan Pelaporan di klinik bergerak

 

 

       Pengertian pelayanan kesehatan mobile/klinik bergerak

       Konsep layanan

       Prosedu pelaksanaan klinik bergerak

       Prinsip pengorganisasian pelayanan klinik bergerak

       Tatalaksana klinik bergerak

       Pencatatan dan Pelaporan di klinik bergerak

 

 

 

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

 

 

Komputer

LCD

 

 

 

 

 

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 


MATERI  :  Upaya pelayanan Kesehatan Ibu dan anak

WAKTU  :  2 jpl ( T = 2 jpl)

 

TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM:

 Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat memahami upaya pelayanan KIA

 

No.

Tujuan  Pembelajaran

 Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

 

1.

 

2.

3.

4.

 

5.

Peserta mampu

menjelaskan :

 

Pelayanan kesehatan Bayi

dan Balita.

Pelayanan ANC

Pertolongan Persalinan

Penanganan Komplikasi

Kebidanan

Pelayanan Nifas

 

 

  Pelayanan kesehatan Bayi dan Balita.

  Pelayanan ANC

  Pertolongan Persalinan

  Penanganan Komplikasi Kebidanan

  Pelayanan Nifas

 

 

 

 

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

 

 

Komputer

LCD

Gambar

 

 

 

 

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

 

MATERI  :  Identifikasi satus Gizi dan upaya penanggulangannya

WAKTU  :  jpl ( T = 2 jpl) Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat memahami cara Identifikasi satus Gizi dan upaya penanggulangannya

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

 

1.

 

 

 

 

2.

 

 

3.

 

 

Peserta mampu menjelaskan :

 

Prosedur pelaksanaan pengukuran antropometri

 

Identifikasi status gizi ibu dan dan anak

 

Penyuluhan sadar Gizi

 

 

1. Prosedur pelaksanaan pengukuran antropometri

    Mengukur LILA

    Menimbang Berat Badan

    Mengukur panjang/tinggi badan

 

2. Identifikasi status gizi ibu dan dan anak

    Busung lapar

    Gizi buruk

    Gizi kurang

    Bawah garis merah

 

3. Penyuluhan sadar Gizi

 

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

 

 

Komputer

LCD

 

Gambar

 

 

 

 

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

 

 

 

 

 

MATERI  :  Program pelayanan HIV/AIDS. TB Paru dan Malaria

WAKTU  :  3 jpl ( T = 3 jpl)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat memahami Program pelayanan HIV/AIDS, TB Paru dan Malaria

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

 

Pokok Bahasan/Spb

 

Metode

 

lat Bantu

 

Referensi

 

 

 

1.

 

 

2.

 

 

3.

 

 

Peserta mampu menjelaskan:

 

Prinsip dan prasarat pelayanan HIV/AIDS

 

Program pelayanan TB Paru

 

Program Pelayanan Malaria

 

1. Prinsip dan prasarat pelayanan HIV/AIDS

    Konseling pra test

    Tes darah

    Konseling pasca test

    Penilaian klinis

    Pengobatan ARV

    Mengganti pengobatan ART

2. Program pelayanan TB Paru

    Penjaringan suspek TB

    Pemeriksaan dahak mikroskopis

    Diagnosis TB

    Pengobatan TB

    Pengobatan TB pada keadaan khusus

    Pengawasan Minum Obat

    Pemeriksaan tindak lanjut

    Penanganan efek samping

    Tatalaksana pasien yang tidak berobat tidak teratur

    Penentuan hasil pengobatan

3. Program Pelayanan Malaria

    Penjaringan/penemuan suspek

    Pemeriksaan laboratorim

    Diagnosis pasien

    Tatalaksanan pasien

    Pencatatan dan pelaporan

 

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

Komputer

LCD

 

Gambar

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MATERI  :  Panduan Kerja Team Mobile Clinic

WAKTU  :  2 jpl ( T = 2 jpl)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

 Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat memahami Panduan Verja Team Mobile Clinic

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

 

1.

 

 

2.

 

 

Peserta mampu menjelaskan:

 

 

 

 

1.        

 

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

 

 

 

Komputer

LCD

 

 

 

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

 

MATERI  :  Pemeriksaan Laboratorium

WAKTU  :  10 jpl ( T = 2 jpl, P = 8 jpl)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat melakukan pemeriksaan HIV/AIDS, malaria dengan metode  Rapad test

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

1.

 

 

2.

 

 

3

 

 

Peserta mampu :

 

Melakukan pemeriksaan Rapid test HIV

 

Melakukan pemeriksaan mikroskopis tuberkulosis

 

Melakukan pemeriksaan rapid diagnosis test untuk Malaria

 

 

    Pemeriksaan Rapid test  HIV

Ø SD Bioline HIV – ½ 3.0

Ø HIV – ½ antibody test    ( 4 ” generation).

  pemeriksaan mikroskopis tuberkulosis

 

  pemeriksaan rapid diagnosis test untuk Malaria

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

Praktek

 

 

 

Komputer

LCD

 

 

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MATERI  :  Penyusunan POA

WAKTU  :  3 jpl ( T = 1 jpl, P = 2 jpl)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat POA kegiatan Klinik Bergerak

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

1.

 

2.

 

3.

 

 

4.

Peserta  mampu:

 

Menganalisis data dan fasilitas

 

Menetapkan tujuan

 

Menyusun langkah-langkah kegiatan

 

Menyusun rencana jadwal kegiatan

merencanakan sumber daya yang dibutuhkan.

 

 

 

 

1.    Analisis data dan fasilitas

 

2.    Menetapkan tujuan

 

3.    Menyusun langkah-langkah kegiatan

 

4.    Merencanakan jadwal kegiatan.

 

5.    Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan

 

 

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

 

 

 

 

Komputer

LCD

 

 

 

 

 

Juknis pelayanan kesehatan mobile/ klinik bergerak

 

 

 

 

MATERI  :  Team Building

WAKTU  :  15 jpl ( T = 1 jpl, P = 4 jpl, PL = 10)

 

Tujuan Pembelajaran Umum:

Setelah mempelajari mata ajaran ini peserta dapat melakukan pemeriksaan HIV/AIDS, malaria dengan metode  Rapad test

 

No.

Tujuan  Pembelajaran  Khusus

Pokok Bahasan/Spb

Metode

Alat Bantu

Referensi

 

 

1.

 

2.

 

 

3.

 

 

4.

 

5.

 

 

6.

 

Peserta mampu :

 

Melakukan diagnosis individu

Memahami aspek-aspek komunikasi individu dan kelompok

Memahami bentuk, sumber dan potensi konflik dan kelompok

Memahami karakteristik individu dan kelompok.

Membangun prinsip TORI dan kolaborasi dalam kelompok.

Kepemimpinan kelompok

Ø    Melakukan diagnosis individu

Ø    Memahami aspek-aspek komunikasi individu dan kelompok

Ø    Memahami bentuk, sumber dan potensi konflik dan kelompok

Ø    Memahami karakteristik individu dan kelompok.

Ø    Membangun prinsip TORI dan kolaborasi dalam kelompok.

Ø    Kepemimpinan kelompok

 

Curah pendapat

 

Ceramah dan tanya jawab

 

Games

 

Study Kasus

 

 

 

Komputer

LCD