|
|
I.
PENDAHULUAN
|
M |
embuat tampilan web yang indah dengan animasi yang bagus merupakan hal yang penting agar web yang kita buat menjadi lebih menarik. Untuk membuat tampilan seperti ini diperlukan kemampuan disain grafis dan animasi yang memadai.
Banyak software di pasaran yang dapat kita
gunakan untuk membuat disain pada web. Salah satu program disain grafis
sekaligus menyediakan fasilitas untuk membuat animasi dari grafis yang telah
kita buat atau image lain ialah Adobe Image Ready (AIR).
II.
TUJUAN
Modul ini disusun untuk membantu peserta latih
mempelajari program aplikasi disain dan animasi grafis menggunakan Adobe Image
Ready 2.0.
III.
MATERI
|
S |
esuai namanya, Image Ready ialah program yang untuk disain grafis yang dikembangkan oleh Adobe Corporation. Program ini merupakan program perluasan dari Adobe Photoshop versi 5.1. Jadi, apabila kita meng-install Adobe Photoshop versi ini, secara otomatis akan terinstall pula Image Ready versi 2.0. Jika Anda sudah familiar menggunakan Adobe Photoshop, maka untuk mempelajari Image Ready akan menjadi lebih mudah, karena menu yang disediakan banyak kesamaan dengan Photoshop. Namun, Anda tidak perlu khawatir apabila belum pernah menggunakan photoshop. Menu Program Image Ready cukup sederhana dan mudah untuk dikuasai.
Program aplikasi Adobe Image Ready (AIR) idealnya dijalankan pada sistem Windows Versi 95 ke atas. Program ini dapat dioperasikan dengan baik pada komputer dengan spesifikasi sbb:
· Hardisk, minimal 1.2 GB
· Processor 166 MHz atau lebih
· RAM, minimal 32 MB
Langkah-langkah menjalankan program:
1.
Nyalakan
komputer
2.
Klik Start pada
task bar, pilih Program, pilih Adobe pada program group,
kemudian pilih Photoshop 5.5 dan klik Adobe Image Ready.
3.
Lihat tampilan
pada gambar 1 (Seperti pada aplikasi disain grafis yang lain, pada menu utama
aplikasi ini dapat dilihat Menu Bar yang terletak pada bagian atas
(horizontal) dan Tools Bar pada bagian kiri (vertikal). Selain itu juga
ditampilkan Animation Bar, Layer Bar, dsb yang semuanya dapat
ditampilkan atau disembunyikan.
Lebih jelasnya, komponen-komponen yang ada
pada Menu Bar dapat dilihat pada gambar 2.
Gambar 1. Menu Utama Adobe Image Ready

Gambar 2. Komponen-komponen pada Menu Bar

Tampilan pada menu bar memiliki banyak kesamaan dengan tampilan pada Adobe Photoshop. Selanjutnya, komponen-komponen tools bar pada menu utama secara detail dapat dilihat pada gambar 3.
Gambar 3. Komponen-komponen pada Tool Bar
Komponen Icon pada tools bar serta
fungsinya sebagai berikut:
Tool bar |
Icon |
Nama |
Fungsi |
|
|
|
|
|
|
|
|
Marque Tool |
Untuk
memberikan tanda area yang dipilih (bentuk pilihan : persegi, lingkaran) |
|
|
Move Tool |
Untuk
memindahkan obyek |
|
|
|
Lasso Tool |
Untuk
memberikan tanda area yang dipilih (bentuk area pilihan bebas) |
|
|
|
Magic Wand
Tool |
Untuk
memberikan tanda area yang dipilih berdasarkan warna obyek |
|
|
|
Slice Tool |
Untuk
memotong obyek menjadi beberapa bagian agar agar download pada web lebih
cepat |
|
|
|
Slice Select
Tool |
Untuk memilih
slice |
|
|
|
Air Brush
Tool |
Untuk
memberikan warna dengan efek spray (semprot) |
|
|
|
Paint Brush
Tool |
Untuk
memberikan warna dengan efek kuas |
|
|
|
Rubber Stamp
Tool |
Untuk Membuat
duplikat obyek pada layer lain dengan cara mengarsir obyek yang diinginkan |
|
|
|
Rectangle
Tool |
Untuk membuat
bentuk segi empat |
|
|
|
Eraser Tool |
Untuk
menghapus obyek |
|
|
|
Pencil Tool |
Untuk membuat
bentuk dengan arsiran pensil |
|
|
|
Smudge Tool |
Memberi warna
berdasarkan warna obyek yang ada |
|
|
|
Dodge Tool |
Memberikan
cahaya pada obyek (image) yang dipilih |
|
|
|
Type Tool |
Untuk
mengetik |
|
|
|
Crop Tool |
Untuk
memotong obyek |
|
|
|
Paint Bucket
Tool |
Untuk
memberikan warna terhadap obyek yang dipilih berdasarkan template warna yang
diberikan oleh Image Ready |
|
|
|
Eye Dropper
Tool |
Untuk membuat/memilih
warna berdasarkan warna obyek lain |
|
|
|
Hand Tool |
Untuk
menggeser tampilan |
|
|
|
Zoom Tool |
Untuk
memperbesar/memperkecil tampilan pada layar |
|
|
|
Foreground/
Background Color |
Untuk
mengganti/memilih warna |
Langkah-langkah :
1.
Klik File pada
menu bar,
2.
Pilih New atau
tekan Ctrl + N, maka akan tampak
seperti gambar 4.
3.
Buat nama file
pada dialog box name
4.
Tentukan
ukuran image yang dikehendaki (lebar/width, tinggi/height)
5.
Tentukan latar
belakang pada layer pertama (White, Background color, transparent). Latar
belakang ini akan karakteristik file yang nantinya akan disimpan. Jadi,
tentukan dengan benar seperti apa image yang nantinya akan kita buat.
6.
Selanjutnya
klik OK
Gambar 4. Tampilan New Document

Selanjutnya akan muncul tampilan berikut:
Gambar 5. Tampilan Layer pada File baru

Bekerja dengan program Image Ready pada
prinsipnya ialah bekerja pada layer yang dibuat. Layer adalah lapisan-lapisan
yang menunjukkan posisi obyek berada. Pada Image yang kita buat, kita akan
menampilkan beberapa obyek, posisi obyek yang satu berada di depan atau di
belakang obyek yang lain. Agar setiap obyek dapat diberikan efek grafis yang
berbeda-beda, maka kita tempatkan setiap obyek pada layer yang berbeda.
Yang penting dalam sub menu File, ialah menyimpan file. Ada dua format
yang akan dihasilkan pada saat menyimpan file. Ini tergantung dari pilihan menu
Save yang kita pilih, yaitu :
1.
Save
Optimized & Save Optimized As. Penyimpanan dengan menggunakan pilihan ini akan menghasilkan file
image dengan ekstension GIF. File inilah yang nantinya akan kita gunakan
untuk mempercantik tampilan pada web yang kita buat. Perlu diketahui, karena hasil penyimpanan berupa file image,
sehingga layer yang digunakan akan hilang dan tidak dapat di edit
menurut layer semula.
2.
Save
& save As.
Penyimpanan dengan menggunakan pilihan ini akan menghasilkan file dengan
ekstension PSD. File ini berukuran lebih besar dibanding dengan file
GIF, karena dengan pilihan penyimpanan ini, setiap layer akan disimpan dan
dapat dipanggil kembali pada saat kita membuka file tersebut.
E.
Edit
Seperti lazimnya program lain yang berbasis
Windows, menu Edit hampir sama fungsinya pada setiap program. Namun, pada Image
Ready ini ada fungsi menu Edit yang berbeda dan penting untuk diketahui, yaitu:
Edit Transform.
Pada menu Edit Transform kita dapat melakukan editing obyek dengan melakukan perubahan ukuran obyek (memperbesar atau memperkecil obyek), orientasi obyek (perputaran, kemiringan, cermin, perspektif, dsb) sesuai dengan yang kita inginkan.
Lebih lanjut mengenai fungsi masing-masing komponen pada menu Edit Transform dapat dilihat pada gambar 6.
Gambar 6. Menu Edit Transform
|
|
|
|
Transform |
Fungsi |
|
Scale |
Untuk memperbesar atau memperkecil obyek (image atau font);
memperlebar, mempertinggi |
|
Rotate |
Untuk memutar obyek |
|
Skew |
Untuk merubah ukuran masing-masing sisi obyek secara vertikal maupun horizontal |
|
Distort |
Untuk merubah ukuran masing-masing sisi obyek secara diagonal |
|
Perspective |
Untuk merubah bentuk obyek menjadi perspektif |
|
Numerik |
Untuk merubah ukuran obyek berdasarkan besaran nilai yang dikehendaki
(modus : percent, pixel) |
|
Rotate 180o |
Untuk memutar obyek dengan perubahan 180o |
|
Rotate 90o CW |
Untuk memutar obyek dengan perubahan 90o ke kanan |
|
Rotate 90o CCW |
Untuk memutar obyek dengan perubahan 90o ke kiri |
|
Flip Horizontal |
Untuk menampilkan obyek dengan efek cermin berdasarkan garis
horizontal |
|
Flip Vertical |
Untuk menampilkan obyek dengan efek cermin berdasarkan garis vertikal |
F. Bekerja dengan Tools
Dalam sub bab ini hanya dijelaskan lebih lanjut beberapa fungsi Tools,
karena secara umum fungsi ini sudah dijelaskan pada sub bab sebelumnya.
·
Magic Wand Tool
Tool ini berfungsi untuk memberikan tanda area yang dipilih berdasarkan warna obyek. Selanjutnya area yang telah dipilih dengan tool ini dapat diberi perlakuan efek sesuai dengan yang kita kehendaki. Fungsi ini juga mempermudah kita untuk menghapus area yang tidak kita kehendaki. Lihat contoh pada gambar 7 dan 8.
Langkah :
1. Buka atau Copy gambar yang kita inginkan pada layer kerja
2. Klik tool Magic Wand
3. Klik pada area yang akan dihapus (aera segi empat)
4. Tekan tombol Del pada keyboard.
5. Hapus area selection dengan mengaktifkan menu Select,
6. Pilih Deselect
|
Gambar 7. Tampilan Awal |
Gambar 8. Tampilan
Hasil |
|
|
|
|
|
|
·
Slice Tool
Tool ini berfungsi untuk memotong obyek menjadi beberapa bagian. Maksud pemotongan obyek ialah agar ukuran image yang ditampilkan pada web tidak terlalu besar
Langkah-langkah :
1. Pilih obyek yang akan dipotong
2. Klik Slice Tool
3. Aktifkan menu Slice
4. Pilih Devide Slice
5. Tentukan jumlah potongan yang dikehendaki secara vertikal dan horizontal
Gambar 9. Devide Slice
|
|
Penentuan nilai 3 pada slice down dan nilai 3 pada slice across akan menghasilkan 9 buah image dengan ukuran lebih kecil pada saat file ini disimpan dengan mode Save Optimized.
Gambar 10. Pemotongan obyek dengan Slice Tool
|
|
·
Air Brush Tool
Langkah-langkah :
1. Pilih warna dengan meng-klik foreground color tool
2. Tentukan warna yang dikehendaki dengan mengeser kursor berbentuk lingkaran pada area warna yang dipilih
3. Klik OK